Selasa, 23 Mei 2017

Pebisnis Muslim Harus Sukses

   Semalam ada kakak, Iing Misbahuddin menginap di rumah. Melihat gudang kain, ngecek tempat produksi sekaligus berkunjung ke kantor Mouza di Bandung, saya merasa punya coach dan mentor pribadi. Terjadi diskusi seru semalaman dan yang masih terngiang sampai sekarang, 
"Bisnis kita harus besar, kalau kita mau bikin pesantren, mau bikin rumah tahfidz, mau banyak bantu orang, bisnis kita harus besar, harus tumbuh besar, keluar dari zona nyaman. Biar kita kalau mau bangun masjid nggak perlu mencari sumbangan dulu di jalanan, biar teman-teman kalau mau nyicil rumah nggak perlu KPR ke bank-bank konven, kita yang bantu mereka,"

   Zona nyaman akan membuat kita terlena. Sudah merasa cukup, sudah merasa enak bisa membuat orang tidak mau berbuat lebih. Berada dalam posisi yang nyaman juga bisa membuat orang tidak bisa berkembang. Sudah merasa apa yang dibutuhkan sudah terpenuhi sehingga tidak mau belajar lagi, tidak mau mencari ilmu lagi. Padahal zaman semakin berkembang dan perubahan akan selalu terjadi. Mereka yang tidak mau mencari ilmu akan hilang termakan perubahan.

   Kalau denger Aa bicara dengan semangat, suka ikut-ikutan semangat. Menjadi moodboster tersendiri untuk saya, ingin seperti beliau. Bangun masjid, bangun sekolah Islam, dan nggak lama lagi mau bangun perumahan syariah untuk masyarakat yang membutuhkan. 
"Teteh harus menentukan mau dibawa kemana Mouza ini. Sok, segera rumuskan untuk menjadi PT. Biar bisa menjadi bisnis beneran yang profesional," katanya sambil jembrengin gimana prosedur membentuk PT.

   Sosok yang dijadikan sebagai panutan dalam dunia bisnis juga diperlukan. Bukan untuk menjiplak, hal ini dibutuhkan untuk memacu semangat atau sebagai moodboster. Seperti mendapatkan tantangan agar saya tidak cepat puas dengan apa yang sudah saya dapatkan. Tujuannya agar saya selalu melakukan yang lebih dan tidak berhenti berinovasi. Karena saya sadar tujuan yang ingin saya capai dengan Mouza pasti tidak akan mudah saya dapatkan. Saya akan mendapatkan lebih banyak kendala di kemudian hari, jadi fondasi bisnis saya harus kuat lebih dulu. Tidak berhenti mencari ilmu adalah cara saya untuk menghadapi setiap perubahan dalam bisnis yang saya jalankan.

   Kesimpulan yang saya dapatkan, sebelum mencapai impian bisa menjadi bermanfaat untuk orang lain bisnis kita harus besar lebih dulu. Bukan untuk riya atau maruk, karena dengan menjadi besar kita bisa melihat apa yang bisa kita lakukan untuk orang lain. Manfaat apa yang bisa kita berikan untuk orang lain. Menjadi manfaat untuk orang lain harus sesuai dengan kapasitas kita. Jika ingin lebih banyak membantu maka kita sendiri harus besar lebih dulu. Supaya di kemudian hari kita timbul beban lagi dan manfaat yang kita berikan bisa menjadi berkah.

Ahh, doakan ya A. Biar kita bisa sama-sama berkarya, berbuat banyak untuk ummat, bisa memberi lebih untuk masyarakat. Karena itulah sebenarnya tujuan Mouza, bisa memberikan manfaat yang sebanyak-banyaknya untuk ummat terutama keluarga besar Mouza sendiri.

Senin, 22 Mei 2017

Penampilan Memang Penting Tapi Bukanlah Hal Utama


Bikin hang tag buat gamis. Pesen 10.000 pcs, dibuatin 1000 pcs. Sewaktu complain percetakannya bilang lagi untuk kesekian kali, "Jadi, bener bikin 10.000??"

Bikin kancing, 100 gross per warna. Masih juga ditanya, "Bener bu ini bikin 100 gross per warna nih?? Mau saya catat nih takut salah,"

Di toko kain, butuh optima item 1000Y, ditanya lagi, "1000 yd masa item aja? campur warna kali ya?"

   Di zaman yang sudah serba modern ini masih saja ada orang yang berpikiran seperti itu. Melihat segala sesuatu hanya dari tampak luarnya saja. Memandang seseorang hanya dari penampilan saja. Saya tidak bilang kalau penampilan yang menarik itu tidak penting. Semua kembali pada personalnya, untuk siapa dan pada saat apa kita perlu berpenampilan menarik.
   Penampilan memang perlu diperhatikan, karena dalam ajaran Islam hal ini juga diatur. Tapi penampilan yang seperti apa dulu? Penampilan yang bagaimana dulu? Kalau penampilan itu bisa menjerumuskan kita pada riya, saya rasa itu tidak perlu. Hanya akan menambah deretan fitnah yang akan tertuju pada saya.
  Hidup dalam keserhanaan lebih menenteramkan. Kebahagiaan tidak bisa diukur dengan seberapa banyak harta yang bisa kita tunjukkan. Walaupun sebenarnya juga mampu kalau kita mau. Sekarang ini yang saya cari, bagaimana membuat hidup saya menjadi lebih berkah? Bagaimana hidup saya bisa menjadi lebih bermanfaat untuk orang lain, khususnya keluarga besar Mouza.
   Keluarga yang bahagia dan sehat, anak-anak yang soleh dan soleha serta apa yang saya miliki sekarang sudah cukup buat saya. Bisnis yang lancar dan keluarga yang sederhana membuat saya hidup penuh syukur. Jika saya mempunyai harta yang berlebih, saya lebih memilih menggunakannya untuk mengembangkan Mouza agar bisa lebih bermanfaat untuk keluarga besar Mouza.

Impian Besar Mouza


   Punya banyak agen loyal itu sungguh rezeki yang luar biasa. Mereka bukan hanya sekedar menjadi bagian dari pemasaran produk dan bagaimana caranya agar produk bisa cepat terjual. Tapi dari distributor dan agen-agenlah saya banyak belajar dan tidak berhenti bermotivasi untuk memberikan yang terbaik pada pelanggan. 
   Masukan, saran dan kritikan dari mereka membuat Mouza terus memperbaiki sistem. Dari mereka saya terus belajar banyak hal. Terkadang terjadi diskusi yang seru tentang manajemen stok, prosedur order, pembagian produk, dll. Agar cita-cita dan tujuan kami bisa tercapai bersama-sama. 
Mendengarkan curhatan mereka juga menjadi salah satu yang menyenangkan untuk saya. Selalu ada ilmu dan pelajaran yang bisa saya peroleh dari pengalaman mereka. 
   Mouza tak ada apa2nya tanpa distributor, tanpa agen, tanpa reseller, tanpa marketer. Merekalah sebenarnya ujung tombak dari pemasaran produk Mouza. Bersama mereka, Mouza terus bertumbuh dalam memperbaiki sistem dan kualitas produk. Sebenarnya dari merekalah ide-ide untuk terus berinovasi yang saya dapatkan. 
   Saya bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa tanpa kalian. Kerjasama yang solid membuat Mouza sampai sebesar sekarang ini. Saling bersinergi satu sama lain dalam mewujudkan tujuan Mouza untuk menebarkan manfaat. Banyak harapan yang masih ingin saya capai bersama kalian. Banyak impian yang ingin saya wujudkan bersama kalian. Impian bersama, sebagai keluarga besar Mouza.

I lope u pulll deh pokoknya 😘😘😘

Jumat, 19 Mei 2017

Berhasil Naik ke Puncak Karir Hanya Dalam Waktu Lima Bulan


   
   Salah satu distributor Mouza yang mempunyai nama lengkap Lestari Widiyani ini mulai bergabung Mouza sejak bulan Oktober 2016. Widie, nama panggilan akrab wanita yang lahir pada tanggal 31 Desember 1979 ini. Wanita yang suka membaca dan browsing ini mengawali karirnya di Mouza mulai dari marketer di bawah asuhan CSO Ina Sunia.
   Ibu dari 3 orang ini awalnya sudah memegang beberapa brand lain sebagai bisnisnya. Namun beliau tetap yakin bahwa Mouza mempunyai peluang yang besar karena motifnya yang variatif, modelnya simple dan harga yang di bandrol pun masih terjangkau. Ini bisa menjadi salah satu pilihan yang menarik untuk ditawarkan pada target market-nya.
   Pemilik 4mostyle ini mulai meniti karir di Mouza mulai dari marketer tidak berbayar dan menanjak karirnya menjadi distributor dalam jangka waktu 5 bulan saja. 'Awalnya sempat tidak percaya diri mbak, soalnya dulu saya paling nggak bisa jualan baju muslimah dewasa.' tuturnya. Tapi keberhasilannya ini menjadi suntikan semangat untuk mencapai tujuan sebagai distributor dengan omzet ratusan juta rupiah per bulan.
   Banyak manfaat yang beliau dapatkan di Mouza, terutama bertambahnya ilmu dan pengalaman di bisnis fashion. Saat ini HR Supervisor salah satu PMA Jepang di Jakarta ini sedang meniti usaha daycare Rumah ABC3 Bekasi yang dibantu oleh 8 orang asisten. Banyak aktivitas tidak menyurutkan semangatnya untuk mengurus sendiri keperluan keluarganya. 
   Besar harapan pemilik belanjaanbunda.com ini untuk Mouza agar menjadi lebih baik. Kedepannya, Mouza diharapkan bisa lebih banyak produksinya, ditingkatkan lagi kualitasnya dan lebih rapi lagi organisir membernya. Dengan melihat banyaknya respon positif untuk Mouza beliau juga berharap agar lebih rapi lagi sistem launching dan booking barang.
   Awalnya usaha ini sempat dipandang sebelah mata oleh keluarganya karena bukan merupakan usaha mandiri. Tapi setelah melihat pelanggannya yang banyak dan dari berbagai lokasi yang jauh akhirnya seluruh keluarga mendukung. 'Kadang kita perlu menunjukkan dulu memang...' tuturnya.
   Banyak yang sudah bergabung menjadi marketer beliau, terutama yang berdomisili di area Bekasi. Jika anda tertarik untuk bergabung menjadi salah satu marketer dan mengikuti jejak beliau bisa menghubungi di nomor 081806554869.

Manfaat Apa yang Bisa Diberikan?

Udah lebih dari lima kali kedatangan temen, sesama produsen baju yang titip belanja kain ke saya. 
"Teh, saya nitip beli kain ini dong 30 yd aja di teteh, kl beli di toko kain mahal karena jatuhnya ngecer,"
Ada juga yang,
"Teh, titip kain yang kemaren di pake Mouza dong. Saya pengen bikin gamis custome size sendiri,"

Tiba-tiba kefikiran manfaatin gudang buat stok kain. Juga banyak stok kain Mouza yang tidak jadi produksi karena stok sedikit dan warnanya tidak diproduksi lagi. 

Jd temen-teman produsen atau temen-teman yang mau bikin size custome bisa belanja kain di sini dengan lebih murah dibanding harga ecer di toko. Bisa dikirim pula. 

Sekalian bantu para produsen fashion yang produksinya blm banyak, atau yang baru mau memulai produksi fashion. Karena kl pengen murah, biasanya harus beli roll-an dan seri. Sedangkan produsen yg blm begitu banyak produksinya hanya bisa beli beberapa meter saja. Itupun nggak seri, hanya warna2 tertentu. Kalau beli ecer, pasti harganya jauh lebih mahal.
Tapi masih ragu, kira2 banyak yg mau ga ya? 😀 

Ide ini muncul begitu saja ketika melihat banyaknya stok kain di gudang. Apa yang bisa saya manfaatkan untuk membantu produsen kecil lain yang baru mau memulai produksinya. Selain itu barang yang ada di gudang juga bisa berputar atau tidak menumpuk dalam jangka waktu yang lama. Gudang bisa saya gunakan untuk tempat stok barang yang lain. Tujuannya hanya satu, agar bisa memberi manfaat yang sebanyak-banyaknya.

Kamis, 04 Mei 2017

Apa yang Menentukan Bisnismu?



Apa yang Menentukan Bisnismu?

   Bangkit lagi dari keterpurukan bisnis membutuhkan proses yang tidak mudah. Banyak perjuangan yang harus dilalui agar menjadi stabil kembali. Bukan hanya memulai lagi bisnis dari 0, tapi saat bisnis yang lama menyisakan hutang maka harus melunasi hutang bisnis yang pernah dijalani. Hutang ini jika tidak segera diselesaikan maka bisa menjadi kerikil saat menjalankan bisnis yang baru.
   Kemauan belajar merupakan salah satu kunci untuk meraih keberhasilan. Bahkan jika bisnis sudah berjalan sekalipun, harus terus belajar agar bisnis tidak lenyap ditelan waktu. Belajar bisa dari mana saja termasuk belajar dari pesaing bisnis kita. Dari mereka kita bisa mencari peluang atau kesempatan yang bisa kita terapkan untuk memperbaiki bisnis kita.
   Merubah mine set dengan selalu berpikir positif, ini juga penting untuk dilakukan. Pola pikir yang positif akan menciptakan perilaku dan tindakan positif. Begitu juga sebaliknya, pola pikir negatif juga akan menciptakan perilaku dan tindakan negatif. Hal ini akan sangat berpengaruh dalam dunia bisnis karena hanya dengan menggunakan pikiran positif kita bisa melihat peluang.
   Banyak orang yang gagal dalam bisnisnya. Tidak sedikit orang yang terpuruk dalam bisnisnya. Tapi tidak banyak orang yang bisa bangkit dan menumbuhkan bisnisnya lagi menjadi lebih besar dari sebelumnya.
   Bagi yang berfikiran negatif, bangkrut adalah bisnis yang tutup. Selesai. Tapi untuk yang berfikiran positif, bangkrut adalah proses belajar. Belajar yang biayanya mahal. Berkali2 bangkrut, berkali2 pula bangkit. 'Tak penting seberapa banyak ia gagal, tapi seberapa banyak ia bisa belajar dari kegagalan itu dan seberapa bisa ia bangkit di setiap keterpurukannya. 
   Satu hal terakhir yang bisa menjadi kunci meraih kesuksesan adalah bersyukur. Mensyukuri apa yang telah dimiliki saat ini dapat memberikan efek positif dalam berbisnis. Pelaku bisnis yang memiliki rasa syukur akan membuat bisnisnya menjadi manfaat untuk orang lain. Bisnis tidak dilakukan semata-mata untuk memenuhi kepuasan pribadi saja. 
   Temans, bangkrut bukanlah aib. Itu hanya cara Allah menutup satu bisnismu untuk kemudian menggantinya dengan bisnis yang lebih baik.

Sejauh Mana Bisnismu akan Bertahan?

Setiap hari tumbuh banyak pebisnis2 online yang baru. 
Tambah banyak saingan dong?
Iya. Tp jangan khawatir. Olshop ini seleksi alam. Bisnis di dunia maya ini Sekilas nampak mudah jalaninnya. Tinggal pegang HP, upload sana sini, promo sana sini, trus tunggu orderan datang. Padahal ga segampang itu. 
Setiap hari memang banyak muncul pebisnis online yang baru, dari yang sekedar coba2, hanya sampingan, sampe yang serius. tapi tidak sedikit juga pebisnis online yang tutup. Seleksi alam aja. 
Hanya yang sabar
Hanya yang mau belajar
Hanya yang konsisten
Hanya yang kuat
Hanya yang percaya diri
Yang bisa bertahan...
Semoga kita menjadi salah satu dari yang bertahan.
Aamiin..

Salam sukses penuh doa dari saya
Dinii Fitriyah

Tak Ada yang Sempurna

Suatu hari, Khalil Gibran bertanya kepada gurunya : 
"Bagaimana caranya agar kita mendapatkan sesuatu yang paling sempurna didalam hidup..?" 

Sang Guru : 
"Berjalanlah lurus ditaman bunga, lalu petiklah bunga yang paling indah menurutmu dan jangan pernah kembali kebelakang..!

Setelah berjalan dan sampai diujung taman, Khalil Gibran kembali dengan tangan hampa, lalu Sang Guru bertanya : 

"Mengapa kamu tidak mendapatkan bunga satu pun...???" 

Gibran : 
"Sebenarnya tadi aku sudah menemukannya, tapi aku tidak memetiknya, karena aku pikir mungkin yang didepan pasti ada yang lebih indah. 
Namun ketika aku sudah sampai diujung, aku baru sadar bahwa yang aku lihat tadi adalah yang TERINDAH, dan aku pun tak bisa kembali kebelakang lagi..!"

Sambil tersenyum, Sang Guru berkata : 

"Ya, itulah hidup.. semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak akan pernah mendapatkannya.
Karena sejatinya kesempurnaan yang hakiki tidak pernah ada,  yang ada hanyalah keikhlasan hati kita utk menerima kekurangan.."

• Bila tak kuasa memberi, jangan mengambil. 
• Bila mengasihi terlalu sulit, jangan membenci.
• Bila tak mampu menghibur orang, jangan membuatnya sedih. 
• Bila tak mungkin meringankan beban orang lain, jangan mempersulit/memberatkannya. 
• Bila tak sanggup memuji, jangan menghujat. 
• Bila tak bisa menghargai, jangan menghina.

"JANGAN MENCARI KESEMPURNAAN, tapi sempurnakanlah apa yg telah ada pada kita"...

Semoga bermanfaat..

Sumber : forum ippho

Tahukah Kita?


Bahwa ikan yg ribuan tahun lalu menelan Nabi Yunus As itu ternyata masih hidup sampai sekarang, bahkan sampai hari kiamat. hal ini sdh dijelaskan dalam al-Qur'an: andai Yunus itu tidak beristighfar, tentu ia akan tinggal dalam perut ikan tersebut sampai hari kebangkitan..

Taukah anda?
bahwa janin semasa dalam kandungan perut ibunya, dia dilihatkan perjalanan hidupnya mulai dr lahir sampai mati, karena itu, terkadang ketika kita berkunjung ke beberapa tempat yang baru, tp seolah tempat tersebut sudah tidak asing bagi kita.

Taukah anda?
di saat bersin, seluruh anggota tubuh kita berhenti berfungsi, seolah mati, ini terjadi dalam hitungan detik, setelah itu berfungsi normal kembali, inilah kenapa dalam islam di sunnahkan membaca alhamdulillah setelah bersin, sebagai ungkapan syukur atas berfungsinya kembali seluruh anggota badan kita.

Taukah anda?
menguap itu bukan tanda bahwa kita mengantuk, tapi itu adalah pertanda bahwa tubuh kita butuh tambahan oksigen

Taukah anda?
bahwa memakan kurma dalam jumlah genap itu akan menghasilkan gula darah, karena itu Rasulullah menganjurkan kita untuk memakannya dalam jumlah ganjil, agar berubah menjadi karbohidrat.

Taukah anda?
bahwa tepat setelah dikumandangkannya azan itu adalah waktu yang mustajab untuk berdoa.

Taukah anda?
di mana dosa-dosa kita diletakkan ketika kita shalat?
Nabi Muhammad saw bersabda: "sesungguhnya seorang hamba ketika menunaikan shalat, dia membawa serta semua dosa-dosanya, kemudian dosa-dosa itu d taruh di atas kepala dan kedua pundaknya, maka ketika tiap kali ia ruku' atau sujud berjatuhanlah dosa-dosa tersebut".
wahai orang-orang yang biasa tergesa-gesa dalam shalatnya, tenanglah... dan tahanlah lebih lama ruku' dan sujudmu, agar lebih banyak lagi berguguran dosa-dosamu.

Taukah anda? 
diceritakan ada seorang wanita soleha yg meninggal, maka tiap kali penduduk desa ziarah kubur, mereka mencium harumnya mawar dr dalam kubur, kemudian suaminya menjelaskan, bahwa istrinya itu semasa hidup selalu membaca surah al-mulk, setiap mau tidur.. 
sesungguhnya surat al-mulk itu menyelamatkan dari siksa kubur.

Taukah anda?
ketika kita membaca ayat kursi tiap usai shalat, maka tidak ada penghalang antara kita dan surga kecuali maut.

Taukah anda?
bahwa para malaikat mendoakan kita ketika usai shalat, karena itu jangan terburu untuk beranjak dari posisi duduk shalat kita.

semoga bermanfaat & Semoga menjadi amal Jariyah kepada yang membagikan. Aamiin Allahuma Aamiin

Sumber : Grup Puri Asri 
-GQ wc

Seberapa Berat Masalahmu?


Jangan pernah mengutuk masalah berat yang pernah menimpamu, jangan pernah menyalahkan Tuhan atas kesulitan yang harus engkau terima. Jangan pernah berputus asa dengan segala halang rintang yang akan kau hadapi. 
Bersyukurlah, karena dengan cara itulah Tuhan mengajarimu bagaimana menjadi kuat. 
Dengan cara itulah Tuhan mengajarimu cara untuk bertahan.
Dengan cara itulah Tuhan menjadikanmu seorang pemenang.
Tak ada gagal tak ada belajar

Karena tak ada besi yang bagus tanpa ditempa.
Tak ada mutiara yang bernilai mahal jika hanya di lautan dangkal.

Pada dasarnya semua butuh proses, bagaimana kita menyikapi dan melalui proses itulah yang akan mempengaruhi hasilnya.

Salam semangat penuh doa
Dinii Fitriyah

#nasehatdiri

Dakwah Melalui Bisnis


Diantara ratusan perempuan yang terdaftar di keagenan Mouza, banyak sekali yang mempunyai talenta dan prestasi. Salah satunya adalah Kiki Yulia, agen yang memegang area Jawa Barat ini yang akrab disapa teh Kiki.
Di tengah kesibukannya dalam menjalankan aktifitasnya di Mouza, wanita kelahiran Majalengka 36 tahun yang lalu ini mempunyai aktifitas sebagai penyiar radio di RRI (Radio Republik Indonesia) Bandung. Selain itu beliau juga masih menerima job sebagai MC.
   Awal masuk di Mouza, ibu dari dua orang anak ini sempat ditolak mentah-mentah oleh teh Dinii Fitriyah (owner Mouza). Namun, setelah melihat keseriusannya untuk menjalani bisnis Mouza begitu kuat akhirnya beliau diterima sebagai agen basic. Saat awal masuk pada bulan Februari 2016, teh Kiki masih menjadi member juga di produk dan brand lain. Rasa kurang percaya diri dalam berniaga, mudah menyerah dan baperan sempat menghinggapinya.
  Namun, itu tak berlangsung lama. Wanita yang kini tinggal di Bandung ini lalu  menetapkan hati untuk fokus di Mouza. Kesibukkannya sebagai penyiar radio dan MC tak menyurutkan niatnya untuk mengembangkan bisnisnya di Mouza. Berbagai ilmu marketing yang didapatkannya di Mouza beliau terapkan, hingga saat ini beliau berhasil mencapai posisi untuk memegang area Jawa Barat dan sekitarnya.
   Tidak sedikit memang calon pembeli produk Mouza mundur setelah melihat harga produknya diatas rata-rata. Misal untuk produk gamis, pada umumnya gamis dinpasaran diandrol harga sekitar Rp. 150.000,_ per pcs. Tapi untuk Mouza bisa dibandrol harga rata2 Rp. 235.000,_   per pcs, bahkan ada yang lebih dari itu untuk gamis dengan bahahn tertentu. 
Sebelumnya, perempuan yang bernama asli Sri Yuliawati ini membeli satu produk Mouza terlebih sahulu untuk memantapkan hati dan memastikan apakah produk yang akan dijualnya benar-benar berkualitas. Setelah tau bahwa produk Mouza benar2 berkualitas dan beda dengan gamis2 pasaran, akhirnya beliau menjadi lebih tertarik dan terus melaju bersama Mouza hingga saat ini. 
   Hal ini diperkuat dengan banyaknya testimoni dari pelanggan Mouza yang banyak berseliweran di media sosial. Semangat teh Kiki semakin tinggi dengan melihat Mouza yang selalu bereksplorasi, dengan menghadirkan berbagai model gamis baru. Mulai dari situ teh Kiki tidak berhenti promo dan mengikuti berbagai macam pelatihan untuk mengembangkan kemampuannya.
   Banyak hal positif yang dapat dirasakan kakak kelas teh Dinii di SMAN 2 Majalengka ini selama bergabung di Mouza, antar lain :
• Lebih percaya diri dalam memakai gamis syar'i
• Menjadi pribadi yang lebih baik, lebih dinamis dan merasa lebih bisa memberikan manfaat untuk orang lain.
• Lebih percaya diri untuk memberdayakan diri, menimba ilmu dan lebih indah dalam konteks bisa memberikan banyak manfaat untuk sesama
   Besarnya dukungan dari keluarga sangat dirasakan oleh teh Kiki dalam berbisnis di Mouza ini. Karena sebagai ibu rumah tangga sekaligus ibu pekerja tidak mudah dalam membagi waktu. Wanita yang sempat menjadi CSO sebelum memegang area Jawa Barat ini menaruh harapan yang besar untuk mempunyai toko offline khusus yang menjual produk Mouza.
   Bahkan lebih dari itu, seperti yang telah diungkapkannya, "Sekarang saya sudah jadi Leader area Jawa Barat dan sekitarnya. Itu sudah pencapaian yang tinggi. Ke depannya, saya hanya ingin mengajak para emak ibu rumah tangga untuk membangun dengan segenap kemampuannya dalam berniaga bersama Mouza. Mencetak omset setinggi-tingginya, bukan semata sebatas rupiah. Tapi lebih dari itu, supaya bisa leluasa utk sedekah lebih banyak dan juga bisa nabung lebih banyak. Jauh di atas itu. Bersama Mouza inilah jalan dakwah yang mampu saya lakukan di tengah keterbatasan dan ke pas-pasannya saya dalam ilmu agama. Oleh karena itu hastag grup saya di Gallery muslimah adalah #dakwahpenuhcinta.
Bagaimana berdakwah mengajak kaum hawa menutup aurat dengan gamis syari, dakwah yang penuh cinta."
   Dengan demikian perempuan penggemar warna merah ini membuka peluang yang sebesar-besarnya untuk para wanita yang tinggal di area Jabar untuk bergabung di keagenan Mouza. Bagi yang berada di wilayah Jawa Barat yang berminat dan tertarik bergabung di Mouza bisa langsung menghubungi di nomor :
• 0821 1716 0000 (SMS)
• 0857  2199 9644 (WA)

Apa Tujuanmu Berbisnis?


   Awalnya saya tidak menyangka respon masyarakat terhadap Mouza sangat luar biasa baiknya. Pada saat launching Lexa, saya memproduksi sekitar 1000 pcs gamis namun permintaan pasar sebanyak 2000an pcs. Ini jauh melebihi barang yang saya produksi, demand yang dua kali lipat melebihi supply. Begitu banyaknya pemintaan pasar akhirnya saya memutuskan untuk memproduksi lagi gamis Lexa, agar semua order yang sudah masuk bisa terpenuhi.
   Banyak yang memberikan respon positif terhadap Mouza namun tak sedikit juga yang memberikan respon negatif. Saya kurang tahu atas dasar apa mereka bersikap seperti itu. Mereka beranggapan bahwa saya terlalu serakah karena jor-joran dalam memproduksi gamis. Mereka tidak tahu bahwa sebenarnya saya melakukan itu karena banyak distributor dan agen yang mengeluh karena terlalu banyak pesanan yang belum terpenuhi.
   Saya sempat berpikir untuk mundur dan membatasi produksi. Saya menganggap bahwa apa yang saya dapatkan dari Mouza sudah lebih dari cukup. Mouza memberikan banyak rezeki buat saya. Tapi dibalik itu semua saya melihat pada para distributor dan agen, mereka menggantungkan hidupnya pada Mouza. Mereka memenuhi kebutuhan dari hasil penjualan Mouza.
   Saya hanya ingin membantu memberikan jalan rezeki kepada mereka. Saya hanya ingin memberikan manfaat kepada mereka. Saya ingin memberikan kemudahan kepada mereka sebagai wujud syukur saya atas apa yang Allah berikan kepada saya. Karena tujuan Mouza bukanlah sekedar sebagai tempat untuk mencari rezeki tapi lebih dari sekedar itu yaitu memberikan kebaikan bagi orang banyak.
   Bisnis bukan hanya soal seberapa banyak untung yang kau dapat, tapi seberapa banyak bisnismu membawa manfaat. Karena bisnis bukan hanya soal dunia. Tapi juga akhirat.
Karena bisnis bukan soal rugi laba, tapi juga surga dan neraka.

Pentingnya Manajemen dalam Sebuah Bisnis


   Banyak pelaku bisnis yang menganggap remeh sebuah manajemen dari bisnis yang sedang dijalankannya. Mereka beranggapan bahwa bisnis mereka masih dalam skala kecil sehingga tidak memerlukan sebuah manajemen. Paradigma ini sebaiknya dirubah jika pelaku bisnis ingin mengembangkan bisnisnya. 
   Para pelaku bisnis yang sedang mempunyai kepentingan dalam mengembangkan bisnisnya pasti membangun sebuah konsep bisnis. Beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam membuat konsep bisnis, yaitu :
1. Laporan keuangan
    Laporan keuangan sangat penting dalam sebuah bisnis. Kondisi sebuah bisnis tercermin dari laporan keuangannya. Semua data keuangan dan aktivitas suatu perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan terhadap data atau aktivitas usaha tersebut akan tercantum semua dalam sebuah laporan keuangan. Banyak hal bisa dibaca dari laporan keuangan tersebut, seperti : besarnya rugi/ laba suatu usaha, perubahan modal, besarnya hutang, hasil yang dicapai dari sebuah usaha serta biaya-biaya yang telah dikeluarkan dalam sebuah usaha.
2. Standart Operating Procedure ( SOP )
     SOP sangat penting dalam suatu usaha, hal ini akan dijadikan sebagai standar kerja yang harus dilakukan seluruh elemen dalam suatu usaha. Jika pekerjaan dilakukan dibawah standar maka akan terjadi ketimpangan dalam proses usaha. SOP dalam suatu usaha disesuaikan dengan job description masing-masing karyawan. Jika salah satu SOP tidak dijalankan semestinya maka akan terjadi ketimpangan dalam sebuah proses bisnis.
3. Pemasaran dan promosi
   Satu hal lagi yang penting dalam sebuah usaha yaitu pemasaran dan promosi. Sebuah bisnis harus jelas siapa target marketnya dan seperti apa pangsa pasarnya. Cara berpromosi juga perlu diperhatikan dalam melakukan aktivitas pemasaran karena hal ini akan berdampak pada image suatu usaha. Target market yang jelas akan memperbesar peluang penjualan, semakin jelas target marketnya maka penjualan juga akan semakin tinggi.
   Beberapa hal diatas sangat berpengaruh dalam menjalankan sebuah bisnis. Itu sebabnya pelaku bisnis harus benar-benar memperhatikan konsep dari bisnisnya dan kemana arah bisnisnya akan dibawa. Jadi, jika masih beralasan tidak mempunyai manajemen bisnis karena bisnisnya masih dalam skala kecil itu sama sekali tidak dibenarkan.

Fenomena Akhir Zaman


Sebuah nasehat tentang....

Fenomena Akhir Zaman

● Banyak rumah semakin besar, tapi keluarganya semakin kecil.
● Gelar semakin tinggi, akal sehat semakin rendah
● Pengobatan semakin canggih, kesehatan semakin buruk.
● Travelling keliling dunia, tapi tidak kenal dengan tetangga sendiri.
● Penghasilan semakin meningkat, ketenteraman jiwa semakin berkurang.
● Kualitas Ilmu semakin tinggi, kualitas emosi semakin rendah.
● Jumlah Manusia semakin banyak, rasa kemanusiaan semakin menipis.
● Pengetahuan semakin bagus, kearifan semakin berkurang.
● Perselingkuhan semakin marak, kesetiaan semakin punah.
● Semakin banyak teman di dunia maya, tapi tidak punya sahabat yang sejati.
● Minuman semakin banyak jenisnya, air bersih semakin berkurang jumlahnya.
● Pakai jam tangan mahal, tapi tak pernah tepat waktu.
● Ilmu semakin tersebar, adab dan akhlak semakin lenyap
● Belajar semakin mudah, guru semakin tidak dihargai
● Teknologi Informasi semakin canggih, fitnah dan aib semakin tersebar.
● Orang yang rendah ilmu banyak bicara, orang yang tinggi ilmu banyak terdiam.
● Tontonan semakin banyak, tuntunan semakin berkurang...
● Mendapat berkat/rejeki , tapi tidak pernah mengucap syukur...

Wallahua'lam...

Sudah siapkah kita menghadapinya?

Hidup itu Seperti Uap

WS RENDRA.
LAHIR: SURAKARTA   1935
WAFAT: DEPOK 2009     

Puisi terakhir WS Rendra di buat tidak lama sebelum beliau wafat
                                
Hidup itu seperti UAP,  yang sebentar saja kelihatan, lalu lenyap !! 
Ketika Orang memuji MILIKKU,
aku berkata bahwa ini HANYA TITIPAN saja.

Bahwa mobilku adalah titipan-NYA,
Bahwa rumahku adalah titipan-NYA,
Bahwa hartaku adalah titipan-NYA,
Bahwa putra-putriku hanyalah titipan-NYA ...

Tapi mengapa aku tidak pernah bertanya,
MENGAPA DIA menitipkannya kepadaku?
UNTUK APA DIA menitipkan semuanya kepadaku.

Dan kalau bukan milikku, 
apa yang seharusnya aku lakukan untuk milik-NYA ini?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-NYA?

Malahan ketika diminta kembali,
kusebut itu  MUSIBAH,
kusebut itu UJIAN,
kusebut itu PETAKA,
kusebut itu apa saja ...
Untuk melukiskan, bahwa semua itu adalah DERITA....

Ketika aku berdo'a, 
kuminta titipan yang cocok dengan
KEBUTUHAN DUNIAWI,
Aku ingin lebih banyak HARTA,
Aku ingin lebih banyak MOBIL,
Aku ingin lebih banyak RUMAH,
Aku ingin lebih banyak POPULARITAS,

Dan kutolak SAKIT,
Kutolak  KEMISKINAN,
Seolah semua DERITA adalah hukuman bagiku.

Seolah KEADILAN dan KASIH-NYA,  
harus berjalan seperti penyelesaian matematika 
dan sesuai dengan kehendakku. 

Aku rajin beribadah, 
maka selayaknyalah derita itu menjauh dariku,
Dan nikmat dunia seharusnya kerap menghampiriku ...

Betapa curangnya aku,
Kuperlakukan DIA seolah  Mitra Dagangku 
dan bukan sebagai Kekasih!

Kuminta DIA membalas perlakuan baikku
dan menolak keputusan-NYA yang tidak sesuai dengan keinginanku ...

Duh ALLAH ...

Padahal setiap hari kuucapkan,
Hidup dan Matiku, Hanyalah untuk-MU ya ALLAH, AMPUNI AKU, YA ALLAH ...

Mulai hari ini, 
ajari aku agar menjadi pribadi yang selalu bersyukur 
dalam setiap keadaan 
dan menjadi bijaksana, 
mau menuruti kehendakMU saja ya ALLAH...

Sebab aku yakin....
ENGKAU akan memberikan anugerah dalam hidupku ...
KEHENDAKMU  adalah yang ter BAIK bagiku ..

Bagaimana Mendidik Jiwa

Nasehat Syaikh Ramadhan Al-Buthy : Bagaimana Mendidik Jiwa

1. Bangun subuh tepat waktu setiap hari, kalau tidak mampu bangun beberapa saat sebelum subuh, kita mulai hari dengan shalat subuh berjamaah di masjid terdekat, kemudian terus berusaha berzikir dan berdoa setelah shalat, kalau tidak ada kesibukan, lanjutkan hal itu sampai matahari terbit.

2. Setiap kali mendengar azan, apapun kegiatan kita, dimanapun kita berada, hendaknya segera menuju masjid terdekat dan melaksanakan shalat berjamaah. Sehari semalam cuma 5 kali, sebut saja setiap waktu shalat 10 menit, sehari semalam hanya 50 menit. 50 menit itu tidak akan mengganggu kesibukan dunia kita.

3. Sepanjang hari, kita berusaha untuk tidak melewati waktu dengan hal-hal negatif, usahakan melewatinya dengan hal yang baik-baik. Kalau kamu pelajar, ya belajar yang tekun. Kalau kamu bekerja, bekerjalah dengan baik dan carilah rejeki yang halal.

4. Apabila malam tiba, ketika harus beristirahat, ingatlah bahwa bisa jadi ini tidur terakhirmu dan besok pagi kamu tidak akan bangun lagi. Maka hendaklah kita muhasabah diri, waktu-waktu yang telah kita lewati dengan maksiat, beristighfar, kalau memang ini tidur tidak akan bangun lagi, semoga hari-hari yang telah berlalu dengan dosa diampuni oleh Allah, serta doakan juga saudara-saudara kita. Kemudian baca surat al kafirun, muawwizatain, dan al ikhlas.

5. Apabila kita sedang bergelimang nikmat atau sedang ditimpa musibah, jangan pernah lupa bahwa hanya Allah yang mampu memberi, mencegah, memberi manfaat atau memberi mudharat, hanya Allah yang berkuasa melakukan itu, manusia tidak akan mampu melakukan apapun kepadamu tanpa kekuasaan Allah. Sadari itu, dan gantungkan hatimu pada Allah, bersyukur atas nikmat dan bersabar atas cobaan dan Dialah tempat berkeluh kesah.

6. Apabila telah selesai melaksanakan shalat dan telah melakukan zikir selepas shalat, jangan beranjak dulu dari atas sajadah sebelum mengangkat dua tanganmu dan berdoa pada Allah dengan segala kerendahan diri, curahkan seluruh keluh kesah dan beban duniamu pada-Nya, Dia Maha Mendegar. Ungkapkan syukurmu apabila seharian kamu bahagia dengan nikmat-Nya, ungkapkan keinginanmu, tumpahkan isi hatimu, kalau kamu bisa curhat pada manusia sampai kamu menangis, padahal manusia tidak bisa apa-apa, hanya bisa mendengar, maka sudah sewajarnya kamu curhat demikian pada-Nya, karena Dia tidak saja mendengar, tapi mampu memberikan solusi dan mewujudkan keinginanmu.

7. Apabila kamu sesak dengan perlakuan manusia, kamu merasa mereka membencimu, berusahalah jangan sampai kamu berada di posisi yang dibenci Allah, lebih baik bumi dan langit membencimu, tapi Allah mencintaimu, daripada seluruh bumi dan langit mencintaimu, tapi Allah murka padamu.

8. Apabila nafsumu mengajakmu mengghibahi saudaramu, membicarakan kejelekan saudaramu, ingatlah bahwa kamu juga punya kejelekan dan aib, hanya saja Allah masih menutupnya, kapan saja kalau Allah membuka aibmu, kamu bisa jadi pembicaraan manusia siang malam. Kalau kamu ingat itu, pasti kamu akan malu di depan Allah.

9. Berusahalah untuk menjaga kebersihan hatimu, jauhkan dia dari iri, dengki, dan penyakit hati lainnya. Jadikan modalmu menghadap Allah kelak adalah hati yang bersih, qalbun salim. Sedikit amal ibadah, mungkin bisa membantumu kelak selama hatimu bersih. Tapi ibadah yang banyak tidak ada gunanya apabila kelak kamu menghadap-Nya dengan hati penuh dendam, kebencian, dengki dan sifat tercela lainnya.

10. Apabila nafsumu mengajakmu melakukan dosa, ingatlah kematian, ingat mati mampu mengurangi keinginan maksiat, ingat mati mampu menambah ketaatan. Kalau kematian tidak bisa menjadi penasehat dan pengingatmu, maka kamu sebenarnya sudah mati, hanya jasadmu saja yang masih berjalan.

11. Doakan saudaramu untuk bisa melakukan hal ini, dan aku mendoakanmu mampu melakukan ini. 

Wallahu Waliyyu Taufiq.

#Rahimakallah ya Sheikhna


Bisnis Tanpa Riba

"Teh, barangkali butuh tambahan modal. Biar Mouza makin besar dan bisa produksi banyak. Kan kasian agen2nya kl ga kebagian barang, biar bisa stok barang yang banyak, mumpung lg ada promo bunga cuma x%."

Halah. Dulu kejebak gara2 kamu. Pas aku bangkrut kamu ngilang. Eh skrg muncul lagi nawarin lagi. Kapokmu kapan? Nunggu nyungseb? 😀

Masa iya saya harus ngulang lagi, biar kejebak lagi?? Aadduuuhhh nggak deh pak...Makasih, kapok saya.

Mouza kekurangan barang pak, bukan kekurangan modal.
Mouza butuh tambahan penjahit, bukan tambahan duit 😀😀

Jahit baju 1000pcs hampir sebulan.. habisnya ga sampe 5 jam 😀

Biarin modalnya nambah dan berkembang dengan sendirinya. Sabar aja. Nanti juga ada masanya.

Berusaha menjauhkan diri dari yang namanya riba karena sudah mengalami nggak enaknya karena riba. 
Jalankan usaha dengan modal yang sudah ada, biar tenang hidupnya....biar berkah rejekinya.




Rabu, 03 Mei 2017

SAY NO TO RIBA

"Teh, barangkali butuh tambahan modal. Biar Mouza makin besar dan bisa produksi banyak. Kan kasian agen2nya kl ga kebagian barang, biar bisa stok barang yang banyak, mumpung lg ada promo bunga cuma x%."

Halah. Dulu kejebak gara2 kamu. Pas aku bangkrut kamu ngilang. Eh skrg muncul lagi nawarin lagi. Kapokmu kapan? Nunggu nyungseb? 😀

Masa iya saya harus ngulang lagi, biar kejebak lagi?? Aadduuuhhh nggak deh pak...Makasih, kapok saya.

Mouza kekurangan barang pak, bukan kekurangan modal.
Mouza butuh tambahan penjahit, bukan tambahan duit 😀😀

Jahit baju 1000pcs hampir sebulan.. habisnya ga sampe 5 jam 😀

Biarin modalnya nambah dan berkembang dengan sendirinya. Sabar aja. Nanti juga ada masanya.

Berusaha menjauhkan diri dari yang namanya riba karena sudah mengalami nggak enaknya karena riba.
Jalankan usaha dengan modal yang sudah ada, biar tenang hidupnya....
biar berkah rejekinya.

Nasehat Syaikh Ramadhan Al-Buthy : Bagaimana Mendidik Jiwa


1. Bangun subuh tepat waktu setiap hari, kalau tidak mampu bangun beberapa saat sebelum subuh, kita mulai hari dengan shalat subuh berjamaah di masjid terdekat, kemudian terus berusaha berzikir dan berdoa setelah shalat, kalau tidak ada kesibukan, lanjutkan hal itu sampai matahari terbit.

2. Setiap kali mendengar azan, apapun kegiatan kita, dimanapun kita berada, hendaknya segera menuju masjid terdekat dan melaksanakan shalat berjamaah. Sehari semalam cuma 5 kali, sebut saja setiap waktu shalat 10 menit, sehari semalam hanya 50 menit. 50 menit itu tidak akan mengganggu kesibukan dunia kita.

3. Sepanjang hari, kita berusaha untuk tidak melewati waktu dengan hal-hal negatif, usahakan melewatinya dengan hal yang baik-baik. Kalau kamu pelajar, ya belajar yang tekun. Kalau kamu bekerja, bekerjalah dengan baik dan carilah rejeki yang halal.

4. Apabila malam tiba, ketika harus beristirahat, ingatlah bahwa bisa jadi ini tidur terakhirmu dan besok pagi kamu tidak akan bangun lagi. Maka hendaklah kita muhasabah diri, waktu-waktu yang telah kita lewati dengan maksiat, beristighfar, kalau memang ini tidur tidak akan bangun lagi, semoga hari-hari yang telah berlalu dengan dosa diampuni oleh Allah, serta doakan juga saudara-saudara kita. Kemudian baca surat al kafirun, muawwizatain, dan al ikhlas.

5. Apabila kita sedang bergelimang nikmat atau sedang ditimpa musibah, jangan pernah lupa bahwa hanya Allah yang mampu memberi, mencegah, memberi manfaat atau memberi mudharat, hanya Allah yang berkuasa melakukan itu, manusia tidak akan mampu melakukan apapun kepadamu tanpa kekuasaan Allah. Sadari itu, dan gantungkan hatimu pada Allah, bersyukur atas nikmat dan bersabar atas cobaan dan Dialah tempat berkeluh kesah.

6. Apabila telah selesai melaksanakan shalat dan telah melakukan zikir selepas shalat, jangan beranjak dulu dari atas sajadah sebelum mengangkat dua tanganmu dan berdoa pada Allah dengan segala kerendahan diri, curahkan seluruh keluh kesah dan beban duniamu pada-Nya, Dia Maha Mendegar. Ungkapkan syukurmu apabila seharian kamu bahagia dengan nikmat-Nya, ungkapkan keinginanmu, tumpahkan isi hatimu, kalau kamu bisa curhat pada manusia sampai kamu menangis, padahal manusia tidak bisa apa-apa, hanya bisa mendengar, maka sudah sewajarnya kamu curhat demikian pada-Nya, karena Dia tidak saja mendengar, tapi mampu memberikan solusi dan mewujudkan keinginanmu.

7. Apabila kamu sesak dengan perlakuan manusia, kamu merasa mereka membencimu, berusahalah jangan sampai kamu berada di posisi yang dibenci Allah, lebih baik bumi dan langit membencimu, tapi Allah mencintaimu, daripada seluruh bumi dan langit mencintaimu, tapi Allah murka padamu.

8. Apabila nafsumu mengajakmu mengghibahi saudaramu, membicarakan kejelekan saudaramu, ingatlah bahwa kamu juga punya kejelekan dan aib, hanya saja Allah masih menutupnya, kapan saja kalau Allah membuka aibmu, kamu bisa jadi pembicaraan manusia siang malam. Kalau kamu ingat itu, pasti kamu akan malu di depan Allah.

9. Berusahalah untuk menjaga kebersihan hatimu, jauhkan dia dari iri, dengki, dan penyakit hati lainnya. Jadikan modalmu menghadap Allah kelak adalah hati yang bersih, qalbun salim. Sedikit amal ibadah, mungkin bisa membantumu kelak selama hatimu bersih. Tapi ibadah yang banyak tidak ada gunanya apabila kelak kamu menghadap-Nya dengan hati penuh dendam, kebencian, dengki dan sifat tercela lainnya.

10. Apabila nafsumu mengajakmu melakukan dosa, ingatlah kematian, ingat mati mampu mengurangi keinginan maksiat, ingat mati mampu menambah ketaatan. Kalau kematian tidak bisa menjadi penasehat dan pengingatmu, maka kamu sebenarnya sudah mati, hanya jasadmu saja yang masih berjalan.

11. Doakan saudaramu untuk bisa melakukan hal ini, dan aku mendoakanmu mampu melakukan ini.

Wallahu Waliyyu Taufiq.

#Rahimakallah ya Sheikhna