Senin, 28 Agustus 2017

Nikmatnya Hijrah Bersama Mouza



Awal gabung di Mouza, salah satu distributor Mouza ini yang mempunyai nama lengkap Astianingrum ini sempat mengalami keraguan. Wanita yang akrab disapa Asti ini mulai join di Mouza sebagai marketer. Sempat off selama empat bulan, kemudian gabung lagi sebagai agen pada bulan Agustus 2016. Kesulitan keuangan sempat menghampiri wanita kelahiran Jember ini. Dengan keuangan terbatas, wanita ini pun diyakinkan Owner Mouza (teh Dinii Fitriyah) dan bergabung menjadi distributor pada bulan November 2016.
   Motivasi dari sang owner tidak pernah lepas saat awal bergabung menjadi distributor. Kesulitan menjual produk dan tidak mempunyai marketer pun pernah dialaminya. Saat itu modal yang harus dikeluarkan tidak sedikit, lima belas juta, membuatnya berpikir untuk segera memperbaiki strategi penjualan.
   "Awalnya saya nggak bisa jual, mbak. Saya juga nggak punya marketer. Pakai Bismillah..." kenangnya.
   Seiring berjalannya waktu, penyuka warna pink ini mengalami kenaikan omzet. Jumlah marketer dan sub agen pun semakin bertambah. Sistem kerja di keagenan wanita kelahiran tahun 1981 ini menduplikasi sistem yang ada di Mouza, sehingga lebih mempermudah pola kerja membernya.
   "Semua harus berproses mbak, kalau saya. Tidak bisa instan," ucapnya penuh keyakinan.
   Wanita yang mempunyai hobi travelling ini merasakan banyak manfaat yang didapatnya selama di Mouza. Banyak yang dipelajari terutama di bidang bisnis. Menambah silaturahmi dan pertemanan antar agen. 
   Demi memperluas jangkauan pemasarannya, wanita yang saat berhijab ini mulai menggunakan marketplace selain media sosial untuk promonya. Dia merasakan perbaikan dari sisi keuangan selama bergabung di Mouza. Bahkan penghasilannya di Mouza bisa digunakan untuk membiayai hobi travelling-nya. Berkat usahanya, saat ini modal usaha yang pernah dikeluarkan sudah bertambah menjadi 3x lipat. Harapannya modal usaha ini akan semakin berkembang.
   Wanita yang juga mempunyai hobi makan ini berharap produksi Mouza semakin bertambah sehingga kebutuhan stok ditributor dan agen terpenuhi. Dengan demikian, omzet juga akan semakin bertambah. Impian yang ingin diwujudkan bersama Mouza oleh wanita yang tinggal di Sambikerep, Surabaya ini adalah bisa travelling ke luar negeri.
   Selain itu dia berharap bisa membuka toko offline sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain. Kesibukannya bekerja di sebuah perusahaan konsultan manajemen tidak membuatnya menyerah untuk terus membesarkan bisnisnya bersama Mouza.
   Bagi siapa saja yang tinggal di area Surabaya dan ingin bergabung dengan Mouza bisa menghubungi wanita yang juga hobi shopping ini di 081230018058.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar