Sabtu, 19 Agustus 2017

Makna Hidup Sukses

Baru saja ada WA masuk,
"Teh, seneng ih lihat teteh sama Mouza. Saya pengen banget kayak teteh, jadi produsen baju yg produknya jd rebutan banyak orang."
**
Coba dipikir lagi. Yakin mau seperti saya? 

- Saya sering gagal produksi. Setiap produksi hampir selalu ada gagal. Sampai pernah gagal lebih dr 1000pcs dalam 1x produksi. Jumlah rupiahnya udah pasti ratusan juta, pernah berpikir stop saat itu. 😀
- Saya bisa berjalan kaki seharian panas terik keluar masuk toko kain hanya untuk survey kain apa yang nyaman dipakai dan warna apa yang banyak disukai. Dan pulangnya mata berkunang-kunang kebanyakan lihat warna kain. 😜
- Saya sering belanja kain ribuan yard, ketika diproduksi, ternyata reject bahannya bisa sampe setengahnya dan ga bisa retur. Akhirnya cm nangis di pojokan.😀
- Saya pernah kebanjiran dan ratusan baju terendam dan nggak bisa dijual normal. Rugi brp? Jangan ditanya 😆
- Saya pernah nggak sengaja kirim barang reject yang tercampur barang lolos QC. Dan saya dimaki-maki banyak pembeli. Sampai menghabiskan pulsa 200rb sehari hanya untuk telepon dan meminta maaf pada semua pembeli satu persatu. 
- Tidak semua orang suka dengan kesuksesan temannya, saya pernah dihina, diteror setiap hari, dicaci maki dengan kata2 kasar oleh org yg mengaku sahabat saya hingga akhirnya ia memutuskan silaturahimnya dengan saya.
- Jika banyak yang mengagumi saya, haters saya juga tak kalah banyak. Bukan cuma benci di hati, terang-terangan di komentar FB dan dibaca banyak orang juga banyak. 😀 
- Kalau teman-teman baper karena ngiklan 1-2 bulan nggak closing, saya butuh ngiklan 1-2 tahun sampai orang tahu saya jualan. 😀

Jadi, kalau ingin kaya saya suksesnya, pasti sepaket dengan ujian dan tantangannya kan? 😀😀

Alhamdulillah saya bersyukur dengan hidup yang saya miliki. Di luar sana, ternyata banyak orang yang menginginkan kehidupan seperti saya sekarang.

Penuh syukurlah dengan hidupmu. Hidup yang engkau keluhkan, bisa jadi hidup yang diinginkan banyak orang. 

Dinii Fitriyah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar