Jumat, 29 September 2017

Begitulah Hidup


Di dunia ini, selalu ada yang suka dan tidak suka, selalu ada yang pro dan kontra, selalu ada yang membela dan membenci.

Orang tidak pernah mengingat dan menghargai kebaikanmu, orang lebih cenderung melihat kelemahanmu. Satu kelemahanmu, terkadang bisa menutupi sejuta kebaikanmu. 
Walau demikian, tetaplah menjadi baik selamanya.
Karena kebaikan tidak memerlukan pengakuan.
Orang baik tidak perlu membuktikan apa-apa.
Orang baik itu berpegang pada kejujuran hati nurani dirinya sendiri.

Tidak perlu menjelaskan apa dan siapa dirimu.
Sebab orang yang memahami kamu, tidak perlu itu.
Sedangkan yang hatinya iri dan dengki.
Sebaik apapun yang kamu lakukan, tetap ia tak akan percaya itu.

Tetaplah ikuti hati nuranimu. Tak perlu memikirkan opini orang terhadapmu. Tak perlu memikirkan orang-orang yang benci kepadamu. 
Karena hal sebaik apapun yang kau lakukan, akan tetap nampak buruk di mata orang yang membencimu.
Sehebat apapun yang kau lakukan, akan tetap nampak salah di mata orang yang yang tak menyukaimu. 

Sebaik apapun status kamu, akan tetap dipandang nyinyir oleh orang yang iri padamu.

Semoga kamu, iya kamu. Bukan termasuk orang yang membenciku. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar