Jumat, 05 Januari 2018

ULANG TAHUN ABANG DANISH

6 tahun yang lalu..

Inget Abang Danish kemarin ulang tahun, jadi ingat gimana dulu saat melahirkannya.

Saya dan suami adalah orang yang sangat menghindari utang ke orang lain. seterdesak apapun. Sesusah apapun, seberat apapun masalah yang kita hadapi. Selalu diusahakan tidak pinjem. Meskipun kenyataannya pernah minjem ke kakak beberapa kali. Itupun dengan bolak balik mikir dan penuh pertimbangan. Dan hanya sama kakak.

Kenapa? karena utang itu nggak enak! Banyak takutnya, banyak ini itunya. Apalagi kadang utang ke sodara atau temen itu suka ada ujungnya, entah diomongin, entah merasa diri rendah, dll. Kalau akhirnya jalan buntu, ya sudah hanya bisa pasrah. Terserah Allah saja.

Waktu itu kami butuh. Sangat butuh. Tapi kami nggak mau minjem ke siapapun.
29 November Danish lahir, uang di tangan hanya 700rb (tadinya mau melahirkan di bidan. Tapi karena trauma anak kedua meninggal, akhirnya diputuskan melahirkan dengan dokter).

Biaya melahirkan dengan bantuan dokter diperkirakan sampai 3jutaan. Nggak ada jalan lain, akhirnya kami sepakat gadein motor di lising. Dulu, masih belum begitu peduli, bahwa ini RIBA.
Diiklannya, katanya sehari cair. Jadi, besok, pas waktunya pulang, mudah2an sudah cair.
Tapi, ternyata melesat dari perkiraan.
Hari kedua, masih belum cair. Padahal dokter sudah bilang, "Bu, hari ini sudah boleh pulang,".

"Iya Dok, tapi sy izin di sini dulu ya, di rumah ga ada yang bantu saya ngurusin dedenya," jawabku cari alasan.

Esoknya, masih blm cair. Dokter nanya lagi, "Blm pulang bu? Ini kondisinya udah bagus semua kok ibu dan dedenya, ibu sudah boleh pulang,"

"Iya Dok, nggak apa-apa, saya di sini dulu, belum berani mandiin dedenya sendiri," jawab saya cari alasan lain lagi.

Hari ke 4, msh blm cair juga. Hati udah deg degan, gimana kl seandainya nggak cair? Mau pinjem siapa? Udah bingung juga jawab pertanyaan dokternya yg nyuruh pulang.😀

Hari ke 5, Alhamdulillah cair. Akhirnya suami bayar seluruh keuangan di klinik, total 3.8jt untuk 5 hari. Alhamdulillah bisa pulang.😀 Dan saat mau pulang, susternya bilang, "Ini dedenya besok juga insyaallah puputan."

Ah abang Danish, maafin mama ya, itu masa-masa kelam dulu yang tiap hari bergelimang riba. Padahal jualan bagus, omzet bagus, tapi entah kenapa, duitnya kok ga ada.
Abis motornya lunas, eh ilang dibawa maling.😀

Pelajaran juga, kita harus punya tabungan, berapapun adanya. Nabung! untuk jaga-jaga jika ada keperluan mendesak. Apalagi untuk melahirkan, harus disiapkan jauh-jauh hari.

Selamat Ulang Tahun abang Danish, jadilah mujahid sholeh zaman now. Jadilah lelaki ganteng yang kekinian, Taqwa, Tamvan, Tajir. 😀

Tidak ada komentar:

Posting Komentar