Minggu, 18 Maret 2018

Kursien Karzai Merambah Dunia Internasional


Kursien Karzai merupakan salah satu designer busana muslim ternama di Indonesia. Pria kelahiran Cilacap ini menyelesaikan pendidikan fashion di Interstudy Fashion Design School pada tahun 2003.

Kursien, panggilan akrabnya, mengawali karir di dunia fashion sejak tahun 2009. Saat itu sebuah majalah ternama di Jakarta mengadakan Lomba Perancang Mode 2009. Kursien berhasil meraih runner up dengan mengusung tema busana konvensional. Keberhasilannya ini menjadi tolak ukur untuk lebih mendalami dunia fashion dan berkomitmen untuk mengembangkannya.

Tahun 2013, Kursien mulai memasuki modest fashion dengan mendirikan brand ZHAO MOSLEMWEAR. Pada tahun yang sama, Kursien bergabung dengan APPMI (Asosoasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia). Hal ini semakin menguatkan komitmennya untuk mengembangkan bisnis busana muslim atau modest wear.

Sebagai seorang muslim, Kursien merasa bertanggung jawab untuk mensyiarkan busana muslim sebagai busana wajib. Selain itu Indonesia mempunyai prospek yang sangat bagus, mengingat mayoritas masyarakatnya muslim.

Sedangkan untuk memenuhi permintaan pasar, Kursien memiliki tiga brand. Konsep yang dimiliki brand K2 sama yaitu simpel, elegan dan feminim. Designer kelahiran 5 Mei 1980 ini membedakan ketiga brand-nya untuk memenuhi target market dari kalangan bawah, menengah hingga atas. Ketiga brand tersebut adalah : K2, Women Vendre dan Kursien Karzai Premium. Brand K2 sendiri mempunyai keunggulan cutting yang tegas namun membentuk karakter feminim.

Ada tiga event terdekat yang sedang disiapkan Kursien, yaitu :
1. Asian Islamic Fashion Week pada tanggal 30 Maret 2019 di Kuala Lumpur.

2. SHIW di Femme Makasar pada 11 April 2019.

3. Event JFFF pada tanggal 26 April 2019 di Jakarta.

"Motivasi hidup saya, membahagiakan orang tua dan keluarga merupakan kunci kebahagiaan kita," tuturnya saat ditanya mengenai motivasi hidupnya.

"Saya tidak bermimpi yang muluk-muluk mbak. Cukup rezeki, sehat dan keluarga utuh. Banyak dikelilingi sahabat baik," lanjutnya dengan rendah hati. 

Menurutnya, "Menjadi designer itu bukan gaya hidup, tapi sama seperti profesi lainnya yang memerlukan kerja keras dan perjuangan. Saling menghargai dan tetap belajar terus karena fashion itu unlimited." 

Meski mengakui bahwa apa yang sedang dijalani saat ini bukanlah impiannya, tapi Kursien berusaha menjalani dengan sebaik mungkin. Designer berbakat ini mengaku hanya mengikuti alur dengan menyesuaikan kebutuhan saja. Tidak berhenti belajar merupakan salah satu kunci keberhasilannya.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar