Minggu, 11 Maret 2018

Mouza Sebagai Sarana untuk Memberdayakan Perempuan


Rina Megasari merupakan salah satu distributor Mouza untuk area Lampung. Rina, panggilan akrabnya, mulai bergabung dengan Mouza sejak tanggal 21 Januari 2017. 

"Saya bergabung di Mouza sebelum acara Milad Mouza," kenangnya.

Olshopnya belum mempunyai nama saat bergabung di Mouza, karena tidak menjual produk secara khusus dari salah satu brand. Rina tertarik untuk ikut mempromosikan, saat melihat iklan Mouza. Pembeli pertamanya adalah seorang tetangga, kesempatan ini dia gunakan untuk mengecek kualitasnya. Pembeli menyukai kualitas Mouza yang bagus sehingga melakukan repeat order.

Awal bergabung, Rina menjadi tim salah satu agen, Sylviantia Najma. Agen Sylvi lebih memilih fokus pada kelahiran anaknya sehingga mempersilahkan marketer untuk bergabung di keagenan pusat. Kesempatan ini tidak disia-siakan Rina untuk melakukan upgrade dengan menjadi salah satu distributor Mouza.

Selain menjual produk Mouza, Rina juga menjual beberapa produk lain seperti : Tas Etnik Mokamula, Modipla dst. Penjualan produk brand tersebut hanya berdasarkan pesanan saja. Sedangkan untuk brand busana muslim, Rina menjual produk dari brand Elif Indonesia dengan sistem dropship.

Di awal karirnya, Rina sempat menjadi tenaga honorer di Pemkab. Tanggamus Lampung. Sejak bulan November 2016, Rina berhenti bekerja karena suaminya memutuskan untuk pindah tugas di kampung halaman. Tanwir, suami Rina, saat ini bertugas di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. 

Banyak perkembangan yang dirasakan Rina sejak bergabung di Mouza, terutama untuk stok barang. Sedangkan perputaran modal di rekening semakin bertambah pula seiring bertambahnya pelanggan. Rina terus menebar manfaat dengan memberdayakan ibu-ibu menjadi marketer. Selain itu Rina coba membantu para wanita di lingkungannya untuk mengenakan baju muslim yang berkualitas dan lebih syari. Rina berharap bisa memberikan fasilitas ibu-ibu pengajian di lingkungannya dengan memberikan baju seragam.

Rina merasakan banyak manfaat yang didapatkan selama bergabung di Mouza. Wanita kelahiran Ulu Krui tanggal 01 Mei 1983, mendapatkan lebih banyak teman dan ilmu. Selain itu, dia juga mempunyai aktifitas yang bermanfaat dan menghasilkan daripada ngerumpi.

Saat ini, Rina belum mendapatkan dukungan penuh dari suaminya. Manajemen waktu masih sering menjadi kendala karena harus lebih banyak menghabiskan waktu dengan memegang ponsel. Hal inilah yang menjadi pertimbangannya untuk menyimpan stok dalam jumlah banyak di rumahnya.

Rina berharap Mouza menjadi semakin maju dengan menjaga kualitas produknya. Model baju yang selalu mengikuti perkembangan zaman atau bisa menjadi trendsetter fashion Indonesia. Selain itu Rina juga berharap Mouza menambah lagi model, sehingga lebih banyak pilihan yang bisa membuat pelanggan lebih loyal atau tidak pindah ke brand lain.

Pencapaian tertinggi yang ingin diraih Rina adalah mempunyai omzet ratusan juta. Selain itu, Rina juga ingin meraih mimpinya dengan memiliki sebuah butik. Meski harga masih sering menjadi kendala para konsumen, namun hal ini tidak menyurutkan niatnya untuk memiliki marketer atau reseller dalam jumlah banyak. 

Sebagai pelaku bisnis, Rina pernah juga mempunyai pengalaman buruk. Stok barang di rumah menumpuk karena belum laku meski telah dilalukan cuci gudang. Solusi berikut yang diambil adalah dengan membagikan sisa stok tersebut pada keluarga atau teman. Selain itu, kebiasaan masyarakat yang membeli barang dengan sistem tempo atau kredit juga mempengaruhi perputaran modal. Namun semua kendala tersebut tidak menyurutkan niatnya untuk mengembangkan bisnis.

Rina Megasari membuka  peluang bagi siapa saja yang ingin bergabung menjadi timnya dengan menghubungi :
WA          : 082269197677
FB           : Rina Megasari 
IG           : @jihanalya.tm
FanPage: Mouza Dinifi Lampung
Website : mouzadinifilampung.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar