Senin, 23 April 2018

Didikan Mama Papa


Sejak kecil, saya sudah dididik orang tua dengan keras dan disiplin. Mama papah bukan tipe orang tua yang memanjakan anaknya dengan segala fasilitas. Apa yang kita inginkan selalu harus diperoleh dengan penuh perjuangan dan kerja keras. Mama papah mengajarkan saya pantang menyerah, kuat diterpa berbagai badai kehidupan. Tegar menghadapi berbagai hinaan, cercaan karena kemiskinan dan segala keterbatasan.

Dulu, hal itu pernah saya sesali.
Sekarang, semua saya syukuri.

Kekurangan itu saya jadikan bekal untuk menjalani hidup dengan percaya penuh pada kekuasaan Allah. Tidak mudah tumbang karena makian, tidak mudah jatuh karena hinaan. Dan yang jelas, nggak mudah baper karena PHPan, anti galau karena complain-an.  

Kebayang kalau dulu mama nggak mengajarkan seperti itu. Mungkin sekali di PHP, sekali di-complain, baper dan selesailah bisnis saya. Hayooo siapa yg pernah gitu? Hahaha.

Sayangnya saat ini saya punya mentor juga begitu. Inget ketika saya produksi Mouza pertama kali langsung ratusan. Saya dimaki dan diomelin habis-habisan.

"Kamu gegabah! Berani-beraninya pemain baru produksi segitu banyak dengan model yang sama. Ilmu aja blm punya!" katanya dengan marah dan tangan menunjuk depan hidung.

Saya waktu itu sedih. Tapi bukan karena omelannya. Saya sedih karena merasa salah. Tapi justru saya jadi tambah semangat ingin membuktikan barang yang ratusan itu habis.

Sialnyaaaa, cara itu saya lakukan ke agen-agen juga. Agen-agen Mouza dididik dengan tegas, tidak bermanja-manja, tidak banyak permakluman. Dan saya menyayangi dan mengajari mereka tidak dipukpuk penuh kelembutan.

Hasilnya? Ada yang kuat ada yang tidak. Ada yg faham, ada yang tersinggung. Ada yang suka, ada yg tertantang. Nggak apa-apa, ini seleksi alam. Mereka yang lemah akan tumbang dengan sendirinya. 
Ada yang langsung leave, ada yang pamit baik-baik, ada yang langsung nulis status. 😀 Beda-beda.

Tapi, jauh di lubuk hati yang paling dalam. Saya menyayangi mereka. Ingin membantu mereka. Dan begitulah cara saya menyayanginya. Kalau deket, pasti saya peluk satu-satu.

Satu pesan mama ke saya, jangan nyindir orang terang-terangan, jelek-jelekin di status duluan. Karena itu sama saja dengan menghina.

Okey. Insyaallah akan saya ingat baik-baik.

Sudah ah. Ntar dibilang belum move on. Ntar ada yg update status. Insyaallah agen Mouza mah kuat-kuay ya. 😘😘

Semangat pagi semua.
Tetep semangat dan kuat ya mak emak 😘😘


Tidak ada komentar:

Posting Komentar